Langsung ke konten utama

Cerita singkat Mesjid Cheng Ho di Kota Palembang

Menginjakkan kaki di kota Palembang, jangan lupa untuk singgah dan melakukan sholat di mesjid cheng ho Palembang.
Mesjid ini merupakan mesjid dengan gaya arsitektur China, Arab dan Palembang.Luas bangunan mesjid ini lebih kurang 625 m2,terdiri dari dua lantai, lantai pertama untuk jemaah laki-laki dan lantai kedua untuk jemaah perempuan. Suasana yang tenang dilengkapi dengan perpustakaan dan ruang serba guna, membuat hati merasa nyaman untuk melakukan ibadah.Mata tidak akan merasa mengantuk ketika berada didalam mesjid karena mata kita akan mendapati warna yang dominan merah, warna yang identik dengan kebudayaan Tiongoa. Arsitektur Tionghoanya juga terlihat dari daun pintu yang terdapat pada pintu utama masjid. Pancang-pancang dan ornamen pagar pembatas di bagian atas makin mempercantik tampilan interior masjid yang kental akan nuansa Tionghoa.
Berdasarkan tanya jawab dengan penjaga mesjidnya, katanya mesjid cheng ho ini merupakan mesjid Tioangha pertama di Indonesia.Dibangun pada tahun 2001 oleh masyarakat tiongha yang menganut agama islam.Di awal keberadaannya, Masjid Cheng Ho Palembang dibangun dengan latar belakang untuk menjaga hubungan baik antara masyarakat keturunan Tionghoa dengan masyarakat Palembang pada umumnya, selain juga sebagai tempat untuk memperdalam ajaran agama Islam dan memperkenalkannya kepada masyarakat luas.

Kenapa namanya Cheng Ho, konon ceritanya Cheng ho ini merupakan panglima angkatan laut Tiongkok dari Provinsi Yunnan, dipercaya memimpin ekspedisi perdagangan menyusuri wilayah nusantara dengan menggunakan armada yang sangat besar. Meski awalnya perjalanan yang dilakukan Cheng Ho merupakan ekspedisi perdagangan, namun secara tidak langsung dirinya turut memperkenalkan Islam di wilayah yang disinggahinya. Karena perilakunya yang baik dan membawa kedamaian, Cheng Ho mempunyai banyak pengikut. Laksmana ini dekenal dengan nama lainnya, yaitu Sam Po Kong Tualang, nama tersebut hanya dikenal sebagai kultur Tiongha daratan.



Demikian la wisata religi saya, mudah mudahan bisa menambah wawasan anda tentang sejarah mesjid di Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Spot Selfie terbaru RP-BK Rumah Pohon Bukit Keputusan

Spot selfie yang menjadi primadona saat sekarang adalah Rumah Pohon, tak ayal pemerintah daerah berlomba untuk memamerkan keindahan alam di daerahnya, seperti Rumah Pohon Bukit Keputusan (RP-BK)baru mulai dikenal sebagai salah satu tempat wisata di Tanah Datar Sumatera Barat yang layak dikunjungi. Berlokasi di Di Tabek Patah, sekitar 10 KM dari Kota Batu Sangkar atau lebih kurang 30 KM dari kota Payakumbuh. RP-BK ini menawarkan suasana hijau pegunungan, dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang wisata. Rumah pohon ini sangat cocok untuk keluarga yang ingin berpiknik atau hanya berselfie ria di hijaunya pepohonan yang asri. Cukup dengan membayar tiket masuk seharga 5,000 Rupiah, anda sudah dapat menikmati rindangnya pepohonan dan indahnya pemandangan alam. Sebagai pendatang baru di dunia kepariwisataan, fasilitas yang dimiliki oleh Rumah pohon bukit keputusan sudah sangat mumpuni seperti tempat parkir, mushola, toilet, kawasan bermain, lokasi kemah. Akses menuju RP-BK tida...

Berinternet dengan cabe rawit

Tidak dipungkiri lagi pada zaman sekarang semua orang menggunakan international network atau yang disingkat dengan internet. Kebutuhan akan internet untuk menunjang aktivitas ataupun kerja sehari hari. Sehingga kita mesti menyiapakan budget khusus akan hal ini sesuai kebutuhan penggunaan anda.Berapa besar nominal budget yang anda alokasikan untuk keperluan membeli paket data internet tiap bulannya? Mungkin, rata-rata mengeluarkan biaya Rp50-200 ribu (data dan pulsa) per bulannya untuk pembelian paket data internet. 200ribu akan terasa berat jika anda hanya mendapatkan uang perbulan 1 juta hingga 2 juta sebulan mengingat kebutuhan pokok yang harus diutamakan. Artikel ini akan memberikan solusi bagaimana berinternet tampa menggunakan uang gaji untuk membeli packet data. Kata sahabat buat usaha sampingan, yups.. benar sekali, tapi perlu modal besar.. OMG. Modal besar bukan solusi, banyak usaha sampingan yang tidak memerlukan modal besar, usaha sampingan modal kecil yang selalu diminati ...