Langsung ke konten utama

Wisata-Kuliner. Rahasia dibalik Nasi Bungkus Mak Amir

Kenapa rumah makannya dinamakan mak amir?? Namanya unik mungkin cuma satu di Sumatera Barat bahkan di indonesia. Konon cerita yang mendirikan rumah makan ini bernama Amir Sura, beliau dilahirkan di  salah satu desa di Batu Sangkar . Dari kecil hingga dewasa beliau sudah bekerja dirumah makan padang di sumatera barat hingga daerah perantauan palembang pekanbaru dan jakarta.
Sampai suatu ketika anak2 beliau menyuruh pulang kampung  dan tidak lagi bekerja di perantauan dan memutuskan untuk membangun rumah makan yang diberi nama mak amir.
Terlepas dari sejarah singkat diatas dan berbicara masakan padang kata orang orang masakan padang ini adalah bisa menimbulkan penyakit jantung karena terlalu banyak mengandung santan. Hal ini dibatah oleh Bpk amir ini, justru makan padang adalah makanan yang sehat karena didalam bumbunya mengandung anti oksidan seperti jahe, kunyit dan lain sebagainya.
Tapi lupakan persoalan diatas dulu, kembali ke judul kita diatas, pernahkan agan2 bertanya kenapa nasi padang kalau di bungkus porsinya lebih banyak dari pada makan ditempat??
Saat anda berlabuh di Rumah Padang dan memutuskan makan ditempat, biasanya sang pelayan akan menyuguhi nasi dengan satung centong batok kelapa dengan sambal yang dipesan dan disiram dengan kuah gulai, tak jarang pelanggan menyebutkan " tambuah ciek da" ( tambah nasi ). Tetapi akan berbeda apabila anda memutuskan " bungkuih nasi ciek da" ( bungkus),  porsi nasi makan ditempat dengan dibungkus sangat siknifikan, ternyata nasi yang dibungkus lebih banyak. so what geto lhoh....
Mak amir ini pernah bercerita ,dulu zaman  belanda yang bisa menikmati nasi padang adalah saudagar kaya, kolonial belanda. Nah pada waktu itu rakyat pribumi ingin menikmati masakan tersebut tampa makan ditempat, maka diakali dengan cara dibungkus yang tadinya makan ditempat satu centong batok kelapa, kalau dibungkus menjadi dua centong batok kelapa, supaya orang pribumi bisa menikmati untuk dua orang. Pensiunan veteran ini pun bercerita, tidak semua rumah makan padang yang porsinya double, hanya tempat tempat tertentu. Kalau sekarang ada yang bilang nasi yang dibungkus tidak dikenakan biaya cuci piring "ado ado sajo" . Beliau berpesan kepada generasi penerus ( Rumah Makan Mak Amir ) kalau ada pelanggan yang membeli nasi bungkus porsinya dilebihkan dari pada makan ditempat. Nah inilah yang menjadi kelebihan dan budaya di Rumah Makan Mak Amir saat sekarang dikelola oleh bu upik anak dari Bapak Amir ini. Nasi Padang kalau dibungkus sensasi kenikmatannya itu beda ujarnya, karena aroma dari daun pisang yang dijadikan pembungkus akan bercampur dengan kuah gulai " onde mande lamak bana ".
Rumah Makan Mak Amir ini bisa kita temukan di daerah Payakumbuh jalan Tan Malaka KM 15, jika anda pulang rekreasi dari ngalau indah kurah lebih 20 menit perjalanan arah ke Dangung dangung anda akan menemukan rumah makan kecil yang berkapasitas 20
orang. Selamat mencoba gan...

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Spot Selfie terbaru RP-BK Rumah Pohon Bukit Keputusan

Spot selfie yang menjadi primadona saat sekarang adalah Rumah Pohon, tak ayal pemerintah daerah berlomba untuk memamerkan keindahan alam di daerahnya, seperti Rumah Pohon Bukit Keputusan (RP-BK)baru mulai dikenal sebagai salah satu tempat wisata di Tanah Datar Sumatera Barat yang layak dikunjungi. Berlokasi di Di Tabek Patah, sekitar 10 KM dari Kota Batu Sangkar atau lebih kurang 30 KM dari kota Payakumbuh. RP-BK ini menawarkan suasana hijau pegunungan, dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang wisata. Rumah pohon ini sangat cocok untuk keluarga yang ingin berpiknik atau hanya berselfie ria di hijaunya pepohonan yang asri. Cukup dengan membayar tiket masuk seharga 5,000 Rupiah, anda sudah dapat menikmati rindangnya pepohonan dan indahnya pemandangan alam. Sebagai pendatang baru di dunia kepariwisataan, fasilitas yang dimiliki oleh Rumah pohon bukit keputusan sudah sangat mumpuni seperti tempat parkir, mushola, toilet, kawasan bermain, lokasi kemah. Akses menuju RP-BK tida...

Cerita singkat Mesjid Cheng Ho di Kota Palembang

Menginjakkan kaki di kota Palembang, jangan lupa untuk singgah dan melakukan sholat di mesjid cheng ho Palembang. Mesjid ini merupakan mesjid dengan gaya arsitektur China, Arab dan Palembang.Luas bangunan mesjid ini lebih kurang 625 m2,terdiri dari dua lantai, lantai pertama untuk jemaah laki-laki dan lantai kedua untuk jemaah perempuan. Suasana yang tenang dilengkapi dengan perpustakaan dan ruang serba guna, membuat hati merasa nyaman untuk melakukan ibadah.Mata tidak akan merasa mengantuk ketika berada didalam mesjid karena mata kita akan mendapati warna yang dominan merah, warna yang identik dengan kebudayaan Tiongoa. Arsitektur Tionghoanya juga terlihat dari daun pintu yang terdapat pada pintu utama masjid. Pancang-pancang dan ornamen pagar pembatas di bagian atas makin mempercantik tampilan interior masjid yang kental akan nuansa Tionghoa. Berdasarkan tanya jawab dengan penjaga mesjidnya, katanya mesjid cheng ho ini merupakan mesjid Tioangha pertama di Indonesia.Dibangun pada ...

Pakasam Bunda Yeni dari payakumbuh

Selain pakasam terkenal dari suku banjar Kalimantan selatan adalagi pakasam dari payakumbuh Sumatera Barat. Setelah berkeliling Sumatera Barat ternyata pakasam payakumbuh ini adalah khas karna tidak ada didaerah lain, uniknya pakasam ini tidak diperjualbelikan, hanya saja sebagai menu rumahan saja, tetapi rasanya bisa menggoyang lidah dan ketagihan. Kalau pakasam dari banjar merupakan produk bahan makanan yang berasal dari fermentasi ikan air tawar yang rasanya masam dan bahan makanannya dibumbui dengan cabai dan gula. Berbeda dengan pakasam payakumbuh, di Payakumbuh pakasam ini terbuat dari minyak daging atau daging sapi dicampur tepung, cabai giling dan air. Mendengar bahannya dari daging sapi, tentu sangat menggoda dan penasaran untuk mencicipinya. Bagi anda yang hobi masak dirumah, berikut akan saya beberkan resep pakasam dari orang tua saya sendiri dan bisa mencobanya dirmah. Bahan-bahan: 0,5 kg daging Garam secukupnya 1 kg tepung beras 2/3 tepung ketan cabai giling secukup...