Langsung ke konten utama

Berinternet dengan cabe rawit

Tidak dipungkiri lagi pada zaman sekarang semua orang menggunakan international network atau yang disingkat dengan internet. Kebutuhan akan internet untuk menunjang aktivitas ataupun kerja sehari hari. Sehingga kita mesti menyiapakan budget khusus akan hal ini sesuai kebutuhan penggunaan anda.Berapa besar nominal budget yang anda alokasikan untuk keperluan membeli paket data internet tiap bulannya? Mungkin, rata-rata mengeluarkan biaya Rp50-200 ribu (data dan pulsa) per bulannya untuk pembelian paket data internet. 200ribu akan terasa berat jika anda hanya mendapatkan uang perbulan 1 juta hingga 2 juta sebulan mengingat kebutuhan pokok yang harus diutamakan. Artikel ini akan memberikan solusi bagaimana berinternet tampa menggunakan uang gaji untuk membeli packet data. Kata sahabat buat usaha sampingan, yups.. benar sekali, tapi perlu modal besar.. OMG. Modal besar bukan solusi, banyak usaha sampingan yang tidak memerlukan modal besar, usaha sampingan modal kecil yang selalu diminati dengan untung besar. Salah satunya usaha yang tidak membutuhkan modal besar adalah bertanam cabe rawit di poly bag.
Seperti judul di atas berinternet dengan cabe rawit, yups.. dari hasil penjualan cabe rawit kita bisa membeli pulsa internet tampa memotong uang gajian.
Berikut cara bertanam cabe rawit tampa menggunakan lahan yang besar alias dengan poly bag :
1.Pilihlah biji yang akan disemai. Rendam biji tersebut dengan air, anda akan menemukan biji yang tenggelam dan buang biji yang mengapung.
2. Keringkan biji tersebut tampa mengenai sinar matahari langsung.
3. Tebarlah biji tersebut pada tempat penuaian. Jangan lupa tanah yang digunakan adalah tanah yang sudah di campur pupuk kandang, perbandingannya adalah 1:1.
4. Tutuplah tempat penyemaian itu dengan goni basah selama 4 hari. Seandainya karung goni tersebut kering, maka siram dengan menggunakan air bersih. Bukalah karung goni setelah berumur 4 hari.
5. Setelah benih tumbuh dengan mempunyai 5 daun, benih tersebut sudah bisa dipindahakan kedalam poly bag, ingat campurannya 1:1. Akan lebih baik poly bag yang berisikan tanah disiapkan 7 hari sebelum penanaman.
6. Setelah besar jangan lupa diberikan penopang disamping pohon cabe, agar tumbuh cabenya tetap tegak.
7. Lakukan penyiraman sekali sehari yakni dipagi hari setelah benih dipindahkan ke poly bag.
8. Tambahkan pupuk sekali seminggu.
9. Cabe rawit akan berbuah setelah berumur 3 bulan. anda bisa melakukan pemanenan dipagi hari.

Ada sembilan langkah yang harus anda lakukan untuk berinternet dengan cabe rawit. Agar biaya internet anda tertutupi dengan cabe rawit, tanamlah dengan 10 poly bag.
Semakin rajin anda merawat pohon cabe rawit ini, 5 tahun cabe ini akan selalu berbuah artinya 5 tahun biaya internet anda akan dibiayai oleh cabe rawit, asal hasil penenannya dijual ke pasar dan uang hasil penjualannya dibelikan ke paket internet ;-). Semoga bermanfaat...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Spot Selfie terbaru RP-BK Rumah Pohon Bukit Keputusan

Spot selfie yang menjadi primadona saat sekarang adalah Rumah Pohon, tak ayal pemerintah daerah berlomba untuk memamerkan keindahan alam di daerahnya, seperti Rumah Pohon Bukit Keputusan (RP-BK)baru mulai dikenal sebagai salah satu tempat wisata di Tanah Datar Sumatera Barat yang layak dikunjungi. Berlokasi di Di Tabek Patah, sekitar 10 KM dari Kota Batu Sangkar atau lebih kurang 30 KM dari kota Payakumbuh. RP-BK ini menawarkan suasana hijau pegunungan, dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang wisata. Rumah pohon ini sangat cocok untuk keluarga yang ingin berpiknik atau hanya berselfie ria di hijaunya pepohonan yang asri. Cukup dengan membayar tiket masuk seharga 5,000 Rupiah, anda sudah dapat menikmati rindangnya pepohonan dan indahnya pemandangan alam. Sebagai pendatang baru di dunia kepariwisataan, fasilitas yang dimiliki oleh Rumah pohon bukit keputusan sudah sangat mumpuni seperti tempat parkir, mushola, toilet, kawasan bermain, lokasi kemah. Akses menuju RP-BK tida...

Cerita singkat Mesjid Cheng Ho di Kota Palembang

Menginjakkan kaki di kota Palembang, jangan lupa untuk singgah dan melakukan sholat di mesjid cheng ho Palembang. Mesjid ini merupakan mesjid dengan gaya arsitektur China, Arab dan Palembang.Luas bangunan mesjid ini lebih kurang 625 m2,terdiri dari dua lantai, lantai pertama untuk jemaah laki-laki dan lantai kedua untuk jemaah perempuan. Suasana yang tenang dilengkapi dengan perpustakaan dan ruang serba guna, membuat hati merasa nyaman untuk melakukan ibadah.Mata tidak akan merasa mengantuk ketika berada didalam mesjid karena mata kita akan mendapati warna yang dominan merah, warna yang identik dengan kebudayaan Tiongoa. Arsitektur Tionghoanya juga terlihat dari daun pintu yang terdapat pada pintu utama masjid. Pancang-pancang dan ornamen pagar pembatas di bagian atas makin mempercantik tampilan interior masjid yang kental akan nuansa Tionghoa. Berdasarkan tanya jawab dengan penjaga mesjidnya, katanya mesjid cheng ho ini merupakan mesjid Tioangha pertama di Indonesia.Dibangun pada ...

Pakasam Bunda Yeni dari payakumbuh

Selain pakasam terkenal dari suku banjar Kalimantan selatan adalagi pakasam dari payakumbuh Sumatera Barat. Setelah berkeliling Sumatera Barat ternyata pakasam payakumbuh ini adalah khas karna tidak ada didaerah lain, uniknya pakasam ini tidak diperjualbelikan, hanya saja sebagai menu rumahan saja, tetapi rasanya bisa menggoyang lidah dan ketagihan. Kalau pakasam dari banjar merupakan produk bahan makanan yang berasal dari fermentasi ikan air tawar yang rasanya masam dan bahan makanannya dibumbui dengan cabai dan gula. Berbeda dengan pakasam payakumbuh, di Payakumbuh pakasam ini terbuat dari minyak daging atau daging sapi dicampur tepung, cabai giling dan air. Mendengar bahannya dari daging sapi, tentu sangat menggoda dan penasaran untuk mencicipinya. Bagi anda yang hobi masak dirumah, berikut akan saya beberkan resep pakasam dari orang tua saya sendiri dan bisa mencobanya dirmah. Bahan-bahan: 0,5 kg daging Garam secukupnya 1 kg tepung beras 2/3 tepung ketan cabai giling secukup...