Langsung ke konten utama

Kak Nay ingin jadi dokter

allhamdulillah, 28 Mai 2016 kemarin putri pertama kami Nayfa Aulia Deryci berumur 4,5 tahun baru saja melaksanakan acara perpisahan Kelompok Bermain, (baca PAUD),Itu artinya, sebentar lagi dia akan memasuki jenjang Taman Kanak kanak (TK) setelah 1tahun menikmati dunia Kelompok Bermain Aisyiah Talago.
Usianya yang baru empat setengah tahun ini, kak Nay yang biasa disapa tidak mau mengulang bersekolah di Paud, ya.. karna umurnya memang belum cukup untuk melanjutkan sekolah ketingkat berikutnya, secara umur kak Nay termasuk umurnya lebih kecil dari teman sekolahnya di Paud. Menurutnya, tidak ada tahun yang berulang, hanya bertambah saja. Kami sebagai orang tua hanya memberi semangat atas kemauan kak Nay untuk melanjutkan ke Taman Kanak kanak. Kami sedikit kawatir dengan kemauan beliau, karna umurnya yang belum cukup untuk mengemban pendidikan di TK.
Dengan semangat pendidikan kami orang tua menyokong kemauan beliau. Ketika sudah bersekolah TK nanti, beliau akan mengikuti les jarimatika dan ikut belajar mengaji.
Kami sebagai orang tua bangga dan sangat bersyukur dengan karunia Allah ini. Semoga pada usianya yang menginjak 5 tahun ini, Kak Nay senantiasa sehat wal ‘afiat menjalani kehidupan kanak-kanaknya dengan senang dan bahagia. Selalu akur dan saling menyayangi adik kembarnya Nafisa dan Nadif.
Tidak kalah penting, semoga kami juga bisa terus mendukung dan mewujudkan cita citanya sebagai seorang Dokter, semoga Allah senang tiasa melancar rezki kami untuk dapat malanjutkan cita citanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Spot Selfie terbaru RP-BK Rumah Pohon Bukit Keputusan

Spot selfie yang menjadi primadona saat sekarang adalah Rumah Pohon, tak ayal pemerintah daerah berlomba untuk memamerkan keindahan alam di daerahnya, seperti Rumah Pohon Bukit Keputusan (RP-BK)baru mulai dikenal sebagai salah satu tempat wisata di Tanah Datar Sumatera Barat yang layak dikunjungi. Berlokasi di Di Tabek Patah, sekitar 10 KM dari Kota Batu Sangkar atau lebih kurang 30 KM dari kota Payakumbuh. RP-BK ini menawarkan suasana hijau pegunungan, dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang wisata. Rumah pohon ini sangat cocok untuk keluarga yang ingin berpiknik atau hanya berselfie ria di hijaunya pepohonan yang asri. Cukup dengan membayar tiket masuk seharga 5,000 Rupiah, anda sudah dapat menikmati rindangnya pepohonan dan indahnya pemandangan alam. Sebagai pendatang baru di dunia kepariwisataan, fasilitas yang dimiliki oleh Rumah pohon bukit keputusan sudah sangat mumpuni seperti tempat parkir, mushola, toilet, kawasan bermain, lokasi kemah. Akses menuju RP-BK tida...

Cerita singkat Mesjid Cheng Ho di Kota Palembang

Menginjakkan kaki di kota Palembang, jangan lupa untuk singgah dan melakukan sholat di mesjid cheng ho Palembang. Mesjid ini merupakan mesjid dengan gaya arsitektur China, Arab dan Palembang.Luas bangunan mesjid ini lebih kurang 625 m2,terdiri dari dua lantai, lantai pertama untuk jemaah laki-laki dan lantai kedua untuk jemaah perempuan. Suasana yang tenang dilengkapi dengan perpustakaan dan ruang serba guna, membuat hati merasa nyaman untuk melakukan ibadah.Mata tidak akan merasa mengantuk ketika berada didalam mesjid karena mata kita akan mendapati warna yang dominan merah, warna yang identik dengan kebudayaan Tiongoa. Arsitektur Tionghoanya juga terlihat dari daun pintu yang terdapat pada pintu utama masjid. Pancang-pancang dan ornamen pagar pembatas di bagian atas makin mempercantik tampilan interior masjid yang kental akan nuansa Tionghoa. Berdasarkan tanya jawab dengan penjaga mesjidnya, katanya mesjid cheng ho ini merupakan mesjid Tioangha pertama di Indonesia.Dibangun pada ...

Pakasam Bunda Yeni dari payakumbuh

Selain pakasam terkenal dari suku banjar Kalimantan selatan adalagi pakasam dari payakumbuh Sumatera Barat. Setelah berkeliling Sumatera Barat ternyata pakasam payakumbuh ini adalah khas karna tidak ada didaerah lain, uniknya pakasam ini tidak diperjualbelikan, hanya saja sebagai menu rumahan saja, tetapi rasanya bisa menggoyang lidah dan ketagihan. Kalau pakasam dari banjar merupakan produk bahan makanan yang berasal dari fermentasi ikan air tawar yang rasanya masam dan bahan makanannya dibumbui dengan cabai dan gula. Berbeda dengan pakasam payakumbuh, di Payakumbuh pakasam ini terbuat dari minyak daging atau daging sapi dicampur tepung, cabai giling dan air. Mendengar bahannya dari daging sapi, tentu sangat menggoda dan penasaran untuk mencicipinya. Bagi anda yang hobi masak dirumah, berikut akan saya beberkan resep pakasam dari orang tua saya sendiri dan bisa mencobanya dirmah. Bahan-bahan: 0,5 kg daging Garam secukupnya 1 kg tepung beras 2/3 tepung ketan cabai giling secukup...